Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Baju Adat Banten Lengkap Dengan Penjelasannya

Baju Adat Banten


Baju Adat Banten - Baju Adat merupakan sebuah pakaian tradisional yang dimiliki setiap antar daerah Provinsi yang berada di Indonesia. Seperti halnya Provinsi Banten.

Baju Adat Banten

Baju adat pada setiap daerah mempunyai ciri tersendiri  seperti halnya Baju Adat Banten. Bukan hanya unik, Baju Adat juga memiliki arti dan makna tersendiri, mulai dari warna dan corak.

Baju Adat biasanya digunakan pada acara tertentu seperti, Pernikahan, Penyambutan dan Acara Sakral lainya.

Nah berikut adalah Contoh Baju Adat Banten untuk laki-laki dan perempuan

Nama Baju Adat Banten Yang Sering di Pakai

Perlu di ketahui Baju Adat Banten hanya di pakai pada acara-acara tertentu, atau bisa juga memakainya pada acara pameran untuk mengenalkan kesenian Banten.

  • Baju Adat Banten Pangsi
Baju Adat Banten

Baju Adat Pangsi merupakan Baju adat Banten yang sering kita lihat pada kalangan orang sunda, terkhusus nya Jawa Barat. Namun perlu kita ketahui Banten juga merupakan sebuah tanah Sunda sejak dari dulu.

Maka tidak heran jika Baju Pangsi menjadi Baju Adat Banten, hal ini dikarenakan orang sunda yang ada di Banten banyak, dan hampir semua orang Banten rata-rata nya sunda.

Baju Adat Pangsi lebih sering digunakan pakaian sehari-hari, tapi terkadang sering juga dipakai sebagai Baju latihan Pencak Silat, yang merupakan kesenian bela diri Banten.

Pakaian Adat Pangsi merupakan singkatan dari kata Pangeusi Numpang Ka Sisi yang artinya menutupi badan.

Secara arti keseluruhan, pakaian yang menutupi semua badan dan terlihat sopan.

Pakaian Adat Pangsi ini terdiri dari tiga susunan, sebagai berikut;
  1. Tangtung
  2. Nangtung
  3. Samping
Cara menggunakan baju Adat Pangsi ini adalah dengan cara memlilitkan dan menumpang seperti sedang menggunakan sarung.

Baju Adat Pangsi bisa digunakan oleh Pria maupun Wanita.

  • Baju Adat Pengantin
Baju Adat Banten

Baju Adat Pengantin Banten adalah baju yang digunakan oleh sepasang mempelai pria maupun wanita yang sedang melangsungkan pernikahan.

Sekilas Baju Adat Pengantin Banten ini seperti baju adat Sunda, mulai dari desain dan motifnya.

Ya kemiripan ini bukan semata-mata di buat sengaja, memang dasarnya Banten adalah Tanah Sunda dan kebudayaan sunda sangat kental di Banten.

Pada Baju Adat Pengantin ini terdapat banyak sekali perlengkapan dan aksesoris yang perlu digunakan. Dan perlu diketahui juga baju yang digunakan oleh pria dengan wanita berbeda.

Perbedaan Baju Adat Pengantin Pria dan Wanita sebagai berikut;

Pengantin Pria
  1. Menggunakan atasan berupa Baju Koko
  2. Bawahan menggunakan kain samping
  3. Penutup kepala
  4. Memakai sabuk yang terbuat dari bahan kain batik dengan motif yang sama
  5. Slop
  6. Senjata Keris atau Golok
Pengantin Wanita
  1. Pakaian atas menggunakan Kebaya
  2. Pakaian bawah menggunakan kain atay batik
  3. Selendang yang kemudian di selempangkan ke bahu
  4. Penutup Kepala
  5. Kembang Goyang berwarna keemasan yang di letakan si atas Penutup kepala
Sebagai tambahan, biasanya terdapat bunga melati yang di selipkan di atas pinggul si Pengantin Wanita.

  • Baju Adat Suku Baduy Luar
Baju Adat Baduy Luar

Suku Baduy merupakan penghuni pertama di Banten, Suku Baduy sendiri jarang berbaur dengan masyarakat Banten, mereka lebih sering menutup diri ketimbang berbaur.

Sedangkan Suku Baduy sendiri terbagi dua, yaitu Suku Baduy Dalam dan Suku Baduy Luar, Suku Baduy dalam lebih sering tidak menampakan diri, berbalik dengan Suku Baduy Luar mereka sudah terbiasa dengan Masyarakat sekeliling.

Bahkan tidak jarang beberapa anggota suku Baduy Luar terlihat berjalan keluar untuk menjual hasil hutan nya, seperti madu alami yang langsung mereka panen dari hutan.

Mungkin jika kamu warga Serang atau Pandegelang pasti pernah melihat Suku Baduy berjualan Madu.

Keunikan Baju Adat Banten yang satu ini terletak dari namanya, yaitu Kampret yang berarti kekelawar.

Desain tampilan Baju Adat Baduy ini memiliki warna hitam dan tampilan dinamis serta elegan.

Keunikan Baju Adat Banten suku Baduy ini bukan hanya terletak pada namanya saja, tetapi pada cara pembuatannya.

Suku Baduy Luar lebih sedikit moderen, seperti pembuatan menggunakan mesin jahit, memiliki kancing dan kantong.

Serta bahan yang di gunakan untuk pembuatan baju nyapun bebas, tidak harus murni terbuat dari kapas murni.

Perbedaan yang sangat jelas di antara ke dua suku ini ialah, ikat kepala yang digunakan yaitu, suku baduy luar menggunakan ikat kepala berwarna biru tua bermotif batik sedangkan Baduy dalam menggunakan ikat kepala berwarna putih.
  • Baju Adat Suku Baduy Dalam
Baju Adat Baduy Dalam Banten

Baju Adat Suku Baduy Dalam terbagi dua jenis, yaitu untuk pria dan wanita.

Baju Adat Suku Baduy Dalam untuk pria yaitu bernama Jamang Sangsang. Cara menggunakan baju Adat ini dengan cara menyangsangkan atau menggantungkan ke badan.

Bahan yang digunakan untuk membuat baju Jamang Sangsang menggunakan kapas asli hasil dari tani dan hutan, dan menggunakan jahit manual dengan tangan.

Baju Adat Suku Baduy Dalam pria berwarna Putih, yang memiliki arti kesucian bagi Suku Baduy yang menolak kehidupan luar sana.

Untuk desain warna suku Baduy perempuan memiliki waran biru ketuaan. Biasa mereka menggunakan nya dalam kesehariannya.

  • Baju Adat Banten Modern
Baju Adat Modern Banten

Sama halnya seperti baju adat Pengantin, baju adat banten modern ini sering digunakan pada acara pernikahan atau pengantin.

Baju pengantin ini menggunakan pakain adat yang dihiasi beragam aksesoris seperti penutup kepala, baju koko, kain samping, ikat pinggang, slop.

Sedangkan untuk goyang ada hiasan seperti kembang goyang, rangkaian bunga kembang melati, kebaya, selandang, busana bawahan dan slop.


Keunikan baju adat bantenar memiliki keunikan dan makna yang berbeda, maka demikianlah Artikel Baju Adat Banten Lengkap Dengan Penjelasannya. Mungkin dilain waktu saya kan membasas alat musik tradisional.

Posting Komentar untuk "Baju Adat Banten Lengkap Dengan Penjelasannya"