Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tarian Provinsi Banten Dan Penjelasanya

Tarian Provinsi Banten


Tarian Provinsi Banten - Banten merupakan sebuah Provinsi yang memiliki beragam jenis budaya, salah satunya ialah tarian adatnya.

Tarian Provinsi Banten

Mempunyai ciri khas dan keunikan yang berbeda serta makna yang berarti.

Setiap tarian yang di pertontonkan mempunyai arti dan makna yang berbeda, ada berbagai jenis tarian seperti, tarian khusus penyambutan tamu dan tarian pesta pernikahan.

Setiap tarian di iringi alat musik Tradisional khas Banten dan tentunya setiap tarian juga mempunyai alat musik tersendiri. Berikut adalah Tarian Adat Provinsi Banten

 6 Jenis Tarian Provinsi Banten

  • Tarian Grebeg Terbang Gede
Tarian Provinsi Banten Dan Penjelasanya

Tarian Grebeg Terbang Gede merupakan Tarian Provinsi Banten yang mengusung antara kesenian pencak silat dan kesenian Terbang Gede yang berasal dari kota Serang.

Terbang Gede merupakan sebuah alat musik pukul Tradisional yang berbentuk bulat, seperti Rebana, hanya saja ukuran Terbang Gede lebih besar dan memilik berbagai jenis ukuran.

Sedangkan pencak silat merupakan kesenian bela diri yang ada di Provinsi Banten.

Tarian Grebeg Terbang Gede merupakan jenis tarian yang di gunakan pada acara tertentu seperti, acara syukuran bayi, hajatan dan peresmian rumah baru yang akan di tempati.

Alat musik yang digunakan untuk mengiringinya bernama, koneng, sela, kempul dan alat utamanya Terbang Gede. Pemain alat musik biasanya dimainkan oleh para pria sambil bersholawat menggunakan bahasa Jawa dan bahasa Arab.

Jumlah penari yang biasanya ialah 6 orang ataupun lebih, dan lebih di dominan perempuan. Seragam yang biasa digunakan oleh penari berwarna biru muda, menggunakan lengan panjang serta menggunakan pita sebagai hiasaan tambahan bagi penari.

  • Tarian Katuran
Tarian Provinsi Banten Dan Penjelasanya

Tarian Katuran ialah tarian Provinsi Banten ke dua, tarian ini ialah bertema penyambutan kepada para wisatawan asing yang berkunjung.

Para wisatawan akan di sambut dengan Tarian Adat Banten yang bernama Katuran, jika kamu berkunjung di Banten jangan lupa untuk menyaksikan Tarian Katuran ya.

Tarian Katuran di ambil dari bahasa Jawa Alus yang berarti Silakan.

Perlu di ketahui bahasa jawa mempunyai dua jenis bahasa yaitu, Jawa Alus dan Jawa Kasar. Jawa alus biasa digunakan untuk acara-acara tertentu, dan jawa kasar digunakan untuk bahasa sehari-hari.

Adapun jumlah penari yang menyambut berjumlah sekitar 5 sampai dengan 6 orang, biasanya tarian ini dibawakan oleh penari perempuan, menggunakan baju berwarna putih di tambah corak terang seperti merah muda dan biru.

  • Tarian Cokek
Tarian Provinsi Banten Dan Penjelasanya

Tarian Cokek merupakan tarian yang mengusung budaya Cina, yang ada pada abad ke 19 masehi di kabupaten Tanggerang. Selain itu juga tarian Cokek memiliki unsur Budaya Betawi. 

Asal usul nama Tari Cokek,  karena kebaya yang digunakan ialah kebaya Cokek pada saat pentas di atas panggung.

Tari cokek ini di cetus oleh seorang pendatang yang berasal dari Cina yang bernama Tan Sio yang saat itu tinggal si Kabupaten Tanggerang.

Tarian ini merupakan tarian bertempo lambat gemulai, yang hampir mirip degan tarian Sintren yang berasal dari Cirebon dan Tari Ronggeng berasal dari Jawa Tengah.

Menggunakan Kebaya Cokek dan berwarna terang seperti, kuning, merah, ungu dan hijau. Biasanya dimainkan oleh 3 sampai 5 penari saja

  • Tarian Ngebaksakeun
Tari Ngebaksakeun merupakan tarian penyambutan tamu penting atau kalangan pemerintahan.

Berbeda dengan tarian lainya, tarian Ngebaksakeun hanya berdurasi 5 menit sampai 7 menit, yang berasal dari Kabupaten Pandeglang.

Tarian ini merupakan sejenis tarian gabungan, karena mengusung kesenian bela diri yang bernama terumbu, dan ada sedikit atraksi debus Banten

Untuk kostum yang digunakan saat penyambutan, penari akan mengenakan berwarna biru, dan bawahannya ada tambahan kain ke samping bercorak dan celana pulesung

  • Tarian Bendrong Lesung
Tarian Provinsi Banten Dan Penjelasanya

Tarian Bendrong Lesung adalah sebuah tarian Provinsi Banten yang sering ditunjukkan oleh para petani, tarian ini merupakan tarian luapan kebahagian atas panen yang mereka dapatkan.

Dengan serentak para penari memukul lesung yang dijadikan sebagai alat musik, suara yang di hasilkan memberikan irama nada kebahagian.

Para petani mengelilingi lesung sambil bergantian memukul.

  • Tarian Bentang Banten
Tarian Provinsi Banten Dan Penjelasanya

Tarian Bentang Banten merupakan tarian Tradisional yang di ciptakan oleh dua sosok suami istri, yang bernama Beni sang suami dan Wiwin Purwinarti sang istri.

Tarian Bentang Banten bisa kita temui pada acara-acara penyambutan tamu penting dan hari jadi Kota.

Setiap Provinsi pasti memiliki tarian-tariannya tersendiri, dan pastinya mempunyai arti berbeda-beda, maka demikian pembahasaan mengeneai 6 Tarian Provinsi Banten

Posting Komentar untuk "Tarian Provinsi Banten Dan Penjelasanya"