Kerajaan Islam di Indonesia dan Sejarah Singkat - Mengulik Banten
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kerajaan Islam di Indonesia dan Sejarah Singkat

Kerajaan Islam di Indonesia dan Sejarah Singkat



Kerajaan Islam di Indonesia- Indonesia adalah negara mayoritas Muslim terbesar di dunia. Ini adalah rumah bagi lebih dari 200 juta Muslim dan lebih dari 260 juta orang secara keseluruhan.

Di Indonesia, Islam bukan hanya agama tetapi juga way of life. Pemerintah telah menerapkan berbagai undang-undang dan peraturan yang memastikan bahwa nilai-nilai Islam dijunjung tinggi di seluruh negeri. Misalnya, alkohol tidak boleh dijual atau dikonsumsi di tempat umum dan produk babi tidak boleh diimpor ke dalam negeri.

Sejarah Singkat Kerajaan Islam di Indonesia


Indonesia adalah negara yang telah menjadi negara mayoritas Muslim selama berabad-abad. Muslim pertama yang datang ke Indonesia adalah para pedagang dari Jazirah Arab dan India. Beberapa dari mereka menikahi wanita lokal dan memulai keluarga. Mereka membawa Islam bersama mereka, dan menyebar dengan cepat ke seluruh nusantara.

Pada abad ke-13, Laksamana Muslim Cina Zheng He memimpin tujuh ekspedisi ke Asia Tenggara, termasuk pelayaran ke Jawa, Malaka, Sumatra, dan Kalimantan. Kunjungannya disambut oleh para penguasa yang saat itu dianggap sebagai Kesultanan Melayu Melaka (sekarang di Malaysia) dan mereka menjadi sekutu dalam perdagangan dan politik.


Ada banyak alasan mengapa Islam begitu populer di Indonesia saat ini - salah satunya karena Islam telah menjadi bagian penting dari budaya mereka selama berabad-abad.

Berikut adalah 7 Kerajaan Islam di Indonesia beserta sejarah Singkatnya


  • Kerajaan Perlak
Kerajaan Islam di Indonesia dan Sejarah Singkat
Kerajaan Perlak 

Kerajaan Perlak adalah kerajaan Islam kecil di Indonesia. Terletak di pantai timur pulau Sumatera. Kerajaan ini didirikan oleh seorang pangeran dari Palembang, yang juga disebut Perlak.

Sejarah Kerajaan Perlak dimulai dengan berkuasanya Sultan Haji Ali Mughayat Syah I pada tahun 1771 M. Ia adalah keturunan dari Kesultanan Malaka dan dibesarkan di Aceh sebelum dikirim ke Palembang untuk menjadi guru bagi Raja Muda atau Putra Mahkota di sana. Kedatangannya bertepatan dengan serangan pasukan Minangkabau di Palembang dan dia membantu pasukannya melarikan diri dari penangkapan dengan membawanya keluar melalui lorong-lorong tersembunyi di dinding istana.

Dengan bantuan mereka, mereka mampu mengusir penyerang mereka dan kemudian melanjutkan untuk membangun diri mereka sebagai penguasa atas apa yang dikenal sebagai Kerajaan Perlak.

  • Kerajaan Ternate Maluku
Kerajaan Islam di Indonesia dan Sejarah Singkat
Kerajaan Ternate 

Kerajaan Ternate adalah sebuah kesultanan Islam di Kepulauan Maluku, yang merupakan bagian dari Indonesia saat ini. Kesultanan ini didirikan oleh Baab Mashur Malamo pada tanggal 17 Agustus 1498.

Wilayah kerajaan membentang di sebagian pantai utara New Guinea, Pulau Ambon, dan Pulau Halmahera. Memiliki hubungan perdagangan dengan Cina dan negara-negara Asia Tenggara lainnya dari abad ke-15 hingga abad ke-18.

  • Samudera Pasai
Kerajaan Islam di Indonesia dan Sejarah Singkat
Kerajaan Samudera Pasai 

Kerajaan Samudera Pasai adalah sebuah kerajaan kecil di Sumatera bagian utara yang merupakan kerajaan Islam kedua di Indonesia. Kerajaan ini telah menjadi pelabuhan penting selama berabad-abad dan pada satu titik, dikatakan sebagai produsen lada terbesar di dunia.

Baca Juga : Alat Musik Banten

Kerajaan ini didirikan oleh Malik al-Saleh, yang awalnya berasal dari Yaman dan mengukuhkan dirinya sebagai penguasa wilayah tersebut sekitar tahun 1205 M. Dia masuk Islam dan mengambil nama Malik al-Saleh, yang berarti "Raja Damai." Dia kemudian melanjutkan untuk mengubah banyak orang lain di daerahnya menjadi Islam juga. Baca selengkapnya untuk mengetahui Bukti Peninggalan Kerajaan Samudera Pasai 

  • Kerajaan Gowa
Kerajaan Islam di Indonesia dan Sejarah Singkat
Kerajaan Gowa 

Kerajaan Gowa adalah sebuah Kesultanan Islam yang didirikan pada abad ke-17. Kesultanan terletak di bagian selatan pulau Sulawesi dan sebagian besar dipengaruhi oleh budaya Melayu. Kerajaan itu pernah diperintah oleh empat Sultan: Ali Mughayat Syah, Sultan Hasanuddin, Sultan Muhammadin, dan Abdul Kahar Muzakkar.

Kerajaan ini pertama kali muncul pada abad ke-16 ketika sekelompok Muslim tiba dari Mekah dan mendirikan pemukiman di pantai barat daya Sulawesi. Kelompok ini dipimpin oleh Syarif Abdurrahman Alkadrie yang berhasil mempersatukan banyak komunitas Muslim dalam rangka mendirikan kesultanan Islam yang kemudian di kenal sebagai Kerajaan Gowa.

Kerajaan Gowa memiliki sejarah perdagangan yang panjang dengan negara lain dan juga berdampak pada Islamisasi Indonesia.

  • Kerajaan Demak
Kerajaan Islam di Indonesia dan Sejarah Singkat
Kerajaan Demak 

Kerajaan Demak berdiri pada tahun 1520 dan merupakan penerus Kerajaan Singhasari. Itu memiliki pengaruh Hindu yang kuat dan merupakan salah satu kerajaan Hindu-Budha terakhir di Indonesia. Kerajaan menjadi pusat pembelajaran dan perdagangan Islam, yang membantu menyebarkan Islam ke seluruh Jawa.

Demak juga dikenal sebagai “Kota Kuil” karena banyaknya masjid, tempat pemujaan, dan makam. Kota ini juga merupakan rumah bagi banyak museum yang memamerkan seni tradisional dari Indonesia. Baca selengkapnya untuk mengetahui Peninggalan Kerajaan Demak 

  • Kerajaan Banten 
Kerajaan Islam di Indonesia dan Sejarah Singkat
Kerajaan Banten 

Kesultanan Banten adalah kerajaan Islam yang berdiri di masa lalu dan menduduki bagian barat pulau. Kesultanan Banten didirikan pada Pada abad ke-16 oleh Sunan Gunung Jati atau  Sayrif Hidayatullah tetapi Sunan Gunung Jati tidak pernah menjadi raja di sana.


Raja pertama Kesultanan Banten adalah Sultana Maulana Hasanuddin (1552-1570 M) putra Sunan Gunung Jati.

Sultan Ageng Tirtayasa adalah salah satu raja yang berhasil memajukan kerajaan Banten pada kala itu, 1651 hingga 1683. Baca selengkapnya untuk mengetahui Peninggalan Kerajaan Banten 

  • Kerajaan Islam Cirebon
Kerajaan Islam di Indonesia dan Sejarah Singkat
Kerajaan Islam Cirebon 

Cirebon adalah Kerajaan Islam di Indonesia yang berdiri pada abad ke-16. Ini adalah satu-satunya kerajaan Islam di Jawa dan didirikan oleh seorang pangeran Muslim. Raja Cirebon, Sultan Hadiwijaya, mengaku sebagai keturunan Nabi Muhammad.

Kerajaan Cirebon telah diperintah oleh raja-raja Muslim selama lebih dari 500 tahun. Terletak di provinsi Jawa Barat dan berpenduduk sekitar 1 juta orang.


Kesultanan ini awalnya didirikan sebagai negara Islam yang merdeka tetapi menjadi bagian dari kerajaan kolonial Belanda pada tahun 1815 ketika Sultan Hamengkubuwono II setuju untuk menjadi raja bawahan di bawah pemerintahan Belanda sambil mempertahankan otonomi yang cukup besar sampai tahun 1942 ketika Jepang menduduki Indonesia selama Perang Dunia II.

Demikianlah Sejarah Islam di Indonesia yang bisa saya bagikan.

Posting Komentar untuk "Kerajaan Islam di Indonesia dan Sejarah Singkat"