Peninggalan Kerajaan Demak Yang Masih Ada - Mengulik Banten
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Peninggalan Kerajaan Demak Yang Masih Ada

Peninggalan Kerajaan Demak - Demak adalah kerajaan Islam abad ke-16 di daerah pesisir Jawa Timur.  Kerajaan Demak adalah sebuah wilayah perdagangan Muslim di Jawa, Indonesia


Peninggalan Kerajaan Demak - Demak adalah kerajaan Islam abad ke-16 di daerah pesisir Jawa Timur.

Kerajaan Demak adalah sebuah wilayah perdagangan Muslim di Jawa, Indonesia. Didirikan oleh Raden Patah dan kemudian dipimpin oleh Sultan Trenggana, yang dianggap sebagai pendirinya. Wilayah kerajaan terbentang dari Pasuruan sampai Jepara, namun akhirnya menjadi terbatas pada wilayah sekitar Demak. Ibukota Demak terletak di Kota Gede dan juga dikenal sebagai Kota Cengger atau Kota Ratu (Kota Ratu).

Kerajaan Demak mencapai puncaknya pada masa pemerintahan Sultan Trenggana dan Sultan Adiwijaya (1546-1579). Ini mengembangkan hubungan perdagangan dengan Perusahaan Hindia Timur Belanda pada tahun 1602, yang membantu merangsang pertumbuhan ekonomi.


Pada tahun 1614 atau 1615, Sultan Adiwijaya menyerahkan kedaulatannya kepada Indera Sakti.

Peninggalan Kerajaan Demak 


Kerajaan Demak memiliki sejarah yang kaya dan beragam, yang tercermin dalam sisa-sisanya. Salah satu bangunan yang tersisa adalah makam Sultan Trenggana, yang memerintah hanya enam bulan tetapi masih berhasil membangun sebuah kerajaan yang akan bertahan selama berabad-abad setelah kematiannya.

Peninggalan Kerajaan Demak Beserta Gambarnya

Jika kamu sedang mencari website yang menjalankan tentang gambar peninggalan kerajaan demak beserta namanya, disinilah tempatnya 

  • Masjid Agung Demak
Peninggalan Kerajaan Demak Yang Masih Ada


Masjid Agung Demak merupakan salah satu masjid termegah di Indonesia. Dibangun pada abad ke-15 Masehi, oleh Sultan Trenggana dan terletak di jantung Kota Demak, Jawa Tengah.

Masjid Agung dirancang sebagai replika Masjid al-Haram, atau Masjid Agung di Mekah. Menara masjid, yang disebut "Menara" (Lubuk Banteng), berdiri di ketinggian 42 meter dan merupakan salah satu monumen Islam tertinggi di Asia Tenggara.

  • Pintu Lawang Bledeg
Peninggalan Kerajaan Demak Yang Masih Ada


Peninggalan kerajaan Demak Pintu Lawang Bledeg terletak di Jawa Timur, Indonesia. Peninggalan adalah kompleks struktur, termasuk candi dan gerbang.


Gerbang tersebut bernama Pintu Lawang Bledeg (Pintu Petir) dan merupakan salah satu bangunan paling ikonik di Jawa Timur. Diyakini bahwa gerbang ini dibangun untuk mencegah roh jahat memasuki kerajaan.

Kuil ini dibangun di atas tempat di mana sebuah pohon besar pernah berdiri dan digunakan sebagai altar untuk ritual yang dilakukan oleh para pendeta.

  • Makam Sunan Kalijaga
Peninggalan Kerajaan Demak Yang Masih Ada


Makam Sunan Kalijaga terletak di desa Demak, Indonesia. Ini adalah tempat peristirahatan terakhir Raden Patah, seorang ulama Muslim yang memimpin pemberontakan melawan kerajaan Hindu.


Ia juga dikenal sebagai Sunan Kalijaga dan ia menjadi pahlawan nasional di Indonesia karena ia berjuang untuk kemerdekaan dari Perusahaan Hindia Timur Belanda.

  • Situs Kolam Wudu
Peninggalan Kerajaan Demak Yang Masih Ada


Kolam Wudu Masjid Agung Demak merupakan objek wisata yang populer di Indonesia.

Masjid Agung Demak merupakan salah satu masjid tertua di Indonesia. Dibangun pada tahun 1475 oleh Sultan Patah dan terletak di kota Demak, Jawa Tengah. Masjid ini telah dibangun kembali dan dipugar berkali-kali karena gempa bumi dan bencana lainnya, tetapi masih tetap menjadi daya tarik wisata yang populer bagi orang Indonesia dan orang asing.

Yang paling menonjol dari masjid ini adalah Kolam Wudu yang dibangun dengan gaya arsitektur unik yang memadukan arsitektur Islam klasik dengan pengaruh Hindu dari Kerajaan Majapahit.
  • Dampar Kencana 
Peninggalan Kerajaan Demak Yang Masih Ada


Dampar Kencana merupakan Singgasana Raja digunakan sebagai mimbar untuk khutbah di Masjid Agung Demak. Prabu Brawijaya V Raden Kertabumi dari Majapahit menyerahkan tahta kepada Raden Patah saat dinobatkan menjadi Raja Kesultanan Demak Bintoro.


Namun singgasana Kencana sudah tidak lagi digunakan lagi dan disimpan di Museum Masjid Agung Demak.

  • Maksurah
Peninggalan Kerajaan Demak Yang Masih Ada


Maksurah adalah ruangan persegi panjang dengan kaligrafi di dinding yang dirancang khusus untuk raja dan kiyai. Menurut catatan tertulis keraton di Damak dibangun pada tahun 1287 H atau 1866 M yaitu pada masa pemerintahan Adipati Da
Emak RMH Aryapur.

  • Piring Campa
Peninggalan Kerajaan Demak Yang Masih Ada


Piring Cempa merupakan salah satu peninggalan kerajaan Demak, piring Cempa di buat khusus untuk di jadikan dekorasi pada dinding-dinding tembok masjid Agung Demak.

  • Surya Majapahit
Peninggalan Kerajaan Demak Yang Masih Ada


Surya Majapahit adalah lambang kerajaan Majapahit yang memiliki bentuk segi delapan. Surya Majapahit terletak di Masjid Agung Demak yang terletak di atas sujud imam.

Masjid Agung Surya Majapahit Demak dapat diartikan delapan sifat Hasa Brata atau pemimpin termasuk bumi matahari bulan bintang api dan air.


Nah demikian Peninggalan Kerajaan Demak  yang bisa saya sampaikan, sekiranya ada yang salah atau kurang tepat, bisa langsung komentar dibawah.

Posting Komentar untuk "Peninggalan Kerajaan Demak Yang Masih Ada"