Bukti Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno - Mengulik Banten
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bukti Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno


Bukti peninggalan kerajaan Mataram Kuno – Pulau Jawa telah berpenghuni sejak sekitar 4000 tahun yang lalu. Dalam periode perkembangannya, muncul berbagai kerajaan besar, termasuk di antaranya ialah Medang atau Mataram Kuno. 

Kerajaan bercorak Hindu-Buddha ini berdiri dari abad kedelapan hingga abad kesebelas. Bukti arkeologis memperlihatkan bahwa pendiri Medang adalah Raja Sanjaya, dan secara bergantian diperintah oleh wangsa Syailendra serta Isyana.

Baca JugaBukti Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Berbeda dengan Sriwijaya yang merupakan kerajaan maritim, Medang pada mulanya memanfaatkan pertanian untuk menghidupi rakyatnya. Meski demikian, pada perkembangan selanjutnya, kerajaan ini mulai melebarkan sayap dalam perdagangan maritim antar bangsa.

Bukti Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno 

Nama Mataram Kuno atau Medang telah tertulis dalam berbagai bukti arkeologis. Salah satunya adalah prasasti Laguna yang ditemukan di Filipina. Catatan pada prasasti tersebut memperlihatkan pengaruh kerajaan ini hingga ke negara tetangga tersebut.

Namun jejak arkeologis Medang ternyata bukan hanya berupa prasasti-prasasti kuno semata. Kerajaan ini termasuk di antara kerajaan nusantara yang meninggalkan banyak bangunan bersejarah berupa candi. 

6 Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno Beserta gambarnya

Secara definitif, candi adalah sebuah bangunan yang dikhususkan untuk tempat sembahyang umat Hindu dan Budha. Di Indonesia, kompleks bangunan candi umumnya merupakan warisan era pra Islam yang berlangsung sejak abad keempat hingga keenam belas.

Mataram Kuno, sebagaimana disebut di atas merupakan salah satu kerajaan yang banyak meninggalkan warisan candi. Berikut ini 6 candi yang notabene merupakan bukti peninggalan kerajaan Mataram Kuno.

1. Candi Sewu

Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

Candi sewu. Gambar: Wikipedia

Manjusrigrha atau lebih dikenal sebagai candi sewu ialah salah satu candi tertua di Indonesia. Candi ini bercorak Budha dan ditemukan di kompleks Kawasan Prambanan di perbatasan Sleman, DIY dengan Klaten, Jawa Tengah.

Baca JugaSenjata Tradisional Dari Jawa Barat

Dilihat sekilas, candi ini memiliki bentuk yang sangat megah. Namun terlepas dari namanya yang bermakna “Seribu”, total bangunan di candi ini hanya 249. Yang disayangkan, banyak di antara bangunan candi yang mengalami kerusakan.

2. Candi Prambanan

Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno
Candi Prambanan. Gambar: Wikipedia.

Candi Prambanan adalah candi umat agama Hindu yang dibangun pada 850 Masehi, tepatnya  semasa berkuasanya Sri Maharaja Rakai Pikatan. Terdapat lebih dari 200 candi di Prambanan, namun sebagaimana pada candi sewu, sebagian besar di antaranya mengalami kerusakan.

Baca JugaPeninggalan Kesultanan Malaka Lengkap Dengan Gambarnya

Candi tertinggi di Prambanan ialah candi Siwa (47 meter) yang diapit oleh candi Wisnu dan Brahma. Tiga candi di bagian depan yang berukuran lebih kecil merupakan candi Wahana bernama Nandi, Garuda, dan Angsa.

3. Candi Borobudur

Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno
Candi Borobudur. Gambar: Wikimedia

Bukti peninggalan kerajaan Mataram Kuno berikutnya ialah candi Borobudur yang dibangun pada 750 M. Didapuk sebagai candi Budha terbesar di dunia, Borobudur dibangun di atas sebuah bukit di Magelang Jawa Tengah.

Berbeda dengan candi-candi lain yang terdiri atas beberapa bangunan, Borobudur merupakan sebuah candi tunggal seluas 123 meter (P) x 123 meter (L). Di sepanjang bangunannya, terdapat lebih dari 2.500 relief dengan total 504 arca Budha.

4. Candi Dieng

Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno
Candi Dieng. Gambar: Suaramerdeka.com

Meskipun ukurannya tidak besar, namun candi dieng merupakan candi yang menarik sebab ditemukan di dataran tinggi di provinsi Jawa Tengah pada 2000 mdpl. Candi ini didirikan pada abad ketujuh dan terdiri dari beberapa bangunan.

Baca JugaPeninggalan Sejarah Kerajaan Aceh Beserta Gambarnya

Bercorak Hindu, warga setempat menyebut candi ini dengan nama-nama karakter epos Mahabharata. Sayangnya, informasi lebih jauh mengenai candi ini tidak begitu diketahui karena minimnya bukti arkeologis.

5. Candi Gedong Songo

Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno
Candi Gedong Songo. Gambar: Semarangpos.com

Candi Gedong Songo merupakan bukti peninggalan kerajaan Mataram Kuno selanjutnya. Berlokasi di Semarang khususnya Gunung Ungaran, candi ini terdiri atas 9 buah bangunan. Karena kesamaan lokasi dan bentuk bangunannya, banyak yang membandingkan Gedong Songo dengan Dieng.

Candi ini dibangun pada abad kedelapan. Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, diketahui bahwa Gedong Songo dibangun oleh Dinasti Syailendra dan ditemukan oleh Raffles pada abad kedelapan belas.

6. Candi Pawon

Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno
Candi Pawon. Gambar: Wikipedia.

Bajranalan atau candi pawon merupakan bangunan bersejarah tinggalan kerajaan Medang yang ditemukan di Magelang, provinsi Jawa Tengah. Lokasi candi berada sekira 1,7 Km dari Borobudur dan 1,1 Km dari candi Mendut.

Baca JugaPeninggalan Kerajaan Islam

Sebagaimana Gedong Songo, candi ini dibangun oleh Dinasti Sailendra pada abad kesembilan. Ukuran bangunannya sendiri tidak begitu besar. Namun tetap memperlihatkan keindahan artistik pada relief Kalpatarunya.

Sekiranya, itulah 6 candi yang menjadi Bukti Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. Bercorak Hindu-Budha, tinggalan kerajaan yang sempat memindahkan pusatnya dari Jawa Tengah ke Jawa Timur ini pun memperlihatkan keragaman yang sangat menarik. 

Posting Komentar untuk "Bukti Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno"