11 Bukti Peninggalan Kerajaan Banjar! Ada Berlian sampai Masjid

Bukti peninggalan Kerajaan Banjar – Selain Kesultanan Brunei Darussalam, pulau Kalimantan juga pernah hampir disatukan seluruhnya oleh Kesultanan Banjar. Kerajaan yang memiliki bendera hitam-kuning ini, didirikan pada tahun 1520 dan mengalami puncak kejayaan pada abad ke-17.

Baca Juga7 Bukti Peninggalan Kerajaan Pajang di Surakarta

Raja pertama kerajaan ini adalah Sultan Suryanullah. Sang Sultan menjadi muslim pada September tahun 1526 dan menetapkan Banjarmasin sebagai pusat pemerintahan kesultanannya.

 

 

Apa Saja Bukti Peninggalan Kerajaan Banjar?

 

Kesultanan Banjar telah mengalami pasang surut yang cukup panjang. Sempat makmur karena perdagangan lada, kesultanan ini dihancurkan Belanda pada tahun 1860. Kekalahan ini terjadi dalam proses yang cukup panjang, lebih kurang 36 tahun selama masa pemerintahan Sultan Adam.

Namun saat ini, kesultanan yang berlogo harimau dan naga ini telah dihidupkan kembali. Pada 2010 silam, pihak keraton dan masyarakat setempat mengangkat Sultan Haji Khairul Saleh Al-mu’tashim Billah sebagai raja yang berkuasa.

 

 

11 Bukti Peninggalan Kerajaan Banjar

 

Sebagai salah satu kesultanan besar di Indonesia, Banjar meninggalkan sangat banyak warisan. Warisan-warisan tersebut ada yang berupa warisan fisik, namun ada juga yang berupa tradisi. Berikut ini beberapa contoh warisan Banjar yang masih bisa disaksikan hingga sekarang.

 

Baca Juga  Sejarah Singkat Vihara Avalokitesvara Banten

1. Berlian Pusaka

Bukti Peninggalan Kerajaan Banjar berlian

 

Kekayaan kesultanan penerus Negara Daha ini memang tak main-main. Sebab salah satu tinggalannya ialah berlian 70 karat dari tambang-tambang yang banyak ditemukan di Borneo. Sayangnya, saat ini pusaka tersebut berada di sebuah museum di Belanda.

Konon, berlian ini mulanya diberikan dalam bentuk intan serupa arang. Proses pemberiannya disebabkan tekanan dari pihak kolonial. Intan tersebut kemudian diolah lebih lanjut menjadi berlian cantik yang dipajang di Rijksmuseum, Amsterdam.

 

2. Masjid Jami

masjid jami

 

Bukti peninggalan Kerajaan Banjar selanjutnya adalah masjid Jami. Masjid ini memiliki desain yang sangat unik karena memadukan gaya Eropa dan lokal.

Proses pembangunan masjid selesai pada tahun 1777. Bahan utama yang digunakan adalah kayu ulin, namun sekarang telah mengalami pembaruan di sana-sini.

 

3. Sabilal Muhtadin

Bukti Peninggalan Kerajaan Banjar kitab

 

Sabilal Muhtadin adalah sebuah kitab yang menggunakan campuran bahasa melayu, arab, dan banjar. Kitab ini ditulis dalam huruf jawi pada tahun 1779.

Kitab Sabilal Muhtadin berisi tentang ilmu fiqih dari mahzab Syafii. Pengarangnya ialah Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari yang sangat terpandang pada era pemerintahan Sultan Tamjidullah.

 

4. Masjid Sultan Suriansyah

Bukti Peninggalan Kerajaan Banjar sultan suriansyah

 

Masjid Sultan Suriansyah, sebagaimana namanya adalah masjid yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Suriansyah. Sultan Suriansyah sendiri mulai berkuasa sejak tahun 1526.

Dilihat dari bangunannya, masjid menggunakan atap bertumpang yang sangat mirip dengan masjid Demak. Namun masjid ini memiliki desain konstruksi panggung yang merupakan ciri khas bangunan Banjar.

 

5. Aneka Perkakas

perkakas banjar

 

Hingga hari ini ditemukan cukup banyak perkakas yang menjadi bukti peninggalan Kerajaan Banjar. Salah satu perkakas yang sangat menarik adalah lampu penerangan dengan desain yang estetika tinggi.

Selain itu juga ditemukan berbagai wadah dan alat masak. Beberapa perkakas tersebut masih bisa dilihat di museum, namun tak sedikit yang hancur karena perawatan yang terbatas.

 

Baca Juga  Sejarah Kerajaan Vietnam

6. Meriam Kuno Banjar

meriam Bukti Peninggalan Kerajaan Banjar

 

Sebagai sebuah kesultanan yang berdaulat, tentu kerajaan ini memiliki banyak senjata. Selain pedang, tombak, dan senjata-senjata sejenis, juga ditemukan meriam kuno.

Meriam tersebut saat ini telah ditetapkan sebagai warisan budaya yang harus dilindungi. Bagi yang tertarik, saat ini meriam Banjar bisa dilihat di depan gedung Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjar.

 

7. Makam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari

makam syeh al banjari

 

Bukti peninggalan Kerajaan Banjar berikutnya adalah masjid kompleks makam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Sebagaimana disebut di atas, syekh inilah yang menulis kitab Sabilal Muhtadin.

Sang syekh hidup pada tahun 1122-1227 H. Ia dilahirkan di Lok Labang dan tercatat sebagai penyebar agama Islam terkemuka di daerahnya.

 

8. Kompleks Makam Sultan Suriansyah

Bukti Peninggalan Kerajaan Banjar makam sultan

 

Selain masjid, di Kalimantan Selatan juga terdapat komplek makam Sultan Suriansyah. Pada tahun 1900an, kompleks makam sangatlah sederhana karena hanya berupa bangunan kecil dengan atap limasan.

Namun, saat ini makam telah dipugar menjadi lebih baik. Banyak warga setempat yang rutin mengunjungi makam ini untuk mendoakan sang Sultan atau sekadar napas tilak sejarah kerajaan mereka.

 

9. Makam Sultan Mustain Bilah

Makam Sultan Mustainbillah

 

Sultan Mustain Billah bin Sultan Hidayatullah I adalah seorang tokoh krusial dalam sejarah Banjar. Tak heran, makamnya pun menjadi salah satu bukti peninggalan Kerajaan Banjar yang wajib dikunjungi.

Konon, di masa hidupnya Sultan Mustain Billah bermaksud mendirikan kembali kerajaannya yang dihancurkan Belanda. Sayangnya, makam ini sempat ditinggalkan tanpa perawatan sama sekali. Barulah pada 2015, mulai diupayakan pemugaran, dan pada 2021, makam ditetapkan sebagai cagar budaya.

 

10. Kompleks Makam Sultan Inayatullah

Kompleks Makam Sultan Inayatullah

 

Sultan Inayatullah adalah keturunan dari Sultan Mustain Billah. Sebagaimana ayahnya, ia pun meneruskan perjuangan pendirian kembali kesultanan Banjar yang dihancurkan Belanda.

Pada mulanya, kompleks makam ini juga kurang terawat. Namun saat ini, kondisinya menjadi lebih baik pasca ditetapkan sebagai cagar budaya pada 2021 silam.

 

Baca Juga  Bukti Peninggalan Kerajaan Cirebon

11. Kompleks Makam Sultan Sulaiman

Kompleks Makam Sultan Sulaiman

 

Sultan Sulaiman merupakan penguasa Banjar yang bertahta sejak tahun 1801. Pada masa pemerintahannya, ia sempat menghukum Ratu Anum Mangku Dilaga karena diduga

melakukan pengkhianatan.

Baca JugaPeninggalan Kerajaan Kediri Paling Valid Menurut Ahli Sejarah

Sebagai salah satu sultan yang termasyhur, ia dibuatkan sebuah makam yang hingga hari ini banyak dikunjungi warga. Makam tersebut berlokasi di Karang Intan Kabupaten Banjar.

Masih banyak lagi sebetulnya Bukti Peninggalan Kerajaan Banjar. Pada akhirnya, memang tak bisa dipungkiri bahwa, Banjar merupakan sebuah kesultanan Islam dengan sejarah yang sangat kaya.