2 Jenis Pakaian Adat Lampung Selatan dan Contoh Gambarnya

Pakaian Adat Lampung Selatan – Kabupaten Lamsel atau Lampung Selatan adalah sebuah kabupaten yang berada di ujung bawah pulau Sumatera dan berbatasan langsung dengan selat Sunda.

Baca JugaNama Baju Adat Banten Lengkap Dengan Penjelasannya

Di kabupaten inilah, pelabuhan Bakauheni yang terkenal berlokasi. Bahkan bila sesuai rencana, per tahun 2023, wilayah ini akan memiliki sebuah pelabuhan merangkap tempat wisata bernama Bakauheni Harbour City.

Meski merupakan wilayah yang ramai dengan banyak pendatang, Lamsel memiliki dua suku asli yang masih kuat mempertahankan adat budayanya. Kedua suku itu adalah pepadun dan saibatin.

 

Seperti Apa Pakaian Adat Lampung Selatan?

 

Bicara tentang baju tradisional, Lampung jelas tak kalah dengan sigernya yang luar biasa besar dan sangat mewah. Namun, tahukah pembaca bahwa baju adat suku ini bisa dibagi menjadi 2?

Sebagaimana dijelaskan di atas, terdapat 2 suku asli yang mendiami wilayah Lamsel. Yang pertama, suku saibatin, dan yang kedua suku pepadun. Orang saibatin umumnya tinggal di wilayah pesisir. Sementara orang pepadun tinggal di wilayah pedalaman.

Bukan cuma aturan dan struktur sosialnya yang berbeda, kedua kelompok ini pun memiliki pakaian tradisional yang berlainan lho. Menarik, bukan?

 

Ini Dua Jenis Pakaian Adat Lampung Selatan

 

Lalu seperti apa kedua tipe pakaian adat asli Lamsel tersebut? Daripada semakin dibuat bertanya-tanya, yuk simak saja penjelasan lebih lanjutnya di bawah ini.

Baca Juga  Ini 2 Jenis Pakaian Adat Lampung Melinting dengan Gambarnya

 

1. Pakaian Adat Pepadun Wanita

baju adat pepadun

Pakaian adat pepadun umumnya berwarna putih dengan sedikit sentuhan emas. Mahkotanya tampak besar dengan garis menyamping yang panjang dan lurus. Gelang dan kalung emas pun dipakai untuk memberikan kesan mewah.

Beberapa jenis perhiasan tersebut antara lain:

  1. Mahkota atau biasa disebut siger
  2. Subang yang merupakan sepasang anting. Umumnya subang didesain dengan wujud seperti kenari.
  3. Kalung besar bernama buah jukum, papanjar, dan ringgit.
  4. Gelang beberapa buah.
  5. Bulu serti atau kain beludru dengan warna merah.

Khusus untuk bajunya, wanita Lampung bisa memilih satu di antara 2 pilihan. Mereka bisa mengenakan baju rajutan adat bernama bebe atau baju yang tak menutupi lengan yang disebut salappai.

Umumnya, pakaian adat ini dikenakan saat menikah. Namun dengan makeup dan dandanan lebih sederhana, pakaian ini pun acap dikenakan saat acara-acara besar.

Baca JugaIni 2 Jenis Pakaian Adat Lampung Melinting dengan Gambarnya

 

2. Pakaian Adat Pepadun Pria

Pakaian Adat Lampung Selatan pepadun

Baju adat pria Lamsel secara umum lebih sederhana dibanding baju adat perempuannya. Para pria hanya perlu mengenakan pakaian mirip jas dengan warna putih atau hitam.

Bawahannya menggunakan celana putih yang kemudian dibalut dengan kain tenun. Di luar itu, pakaian adat Lampung Selatan khusus pria juga dilengkapi dengan seledang untuk dipakai di bagian depan. Secara umum, kesan yang diperlihatkan pakaian ini adalah formal, elegan, dan cukup mewah.

Baca Juga : 10 Peninggalan Kerajaan Islam di Lampung dari Banten hingga Bone

 

3. Pakaian Adat Saibatin Wanita

baju adat saibatin

Pakaian adat saibatin wanita didominasi warna merah dengan aksen emas. Mahkotanya lebih berlengkung mengikuti wajah. Dari jenis kain, sebetulnya kedua pakaian adat, baik itu saibatin atau pepadun menggunakan kain yang sama, yaitu kain tapis. Perhiasan-perhiasan yang dipakai pun memiliki kesamaan di sana-sini.

Baca Juga  Nama Baju Adat Banten Lengkap Dengan Penjelasannya

Adapun kekhasan baju adat saibatin terletak pada mahkotanya. Mahkota baju adat ini memiliki tujuh buah tusuk yang menyimbolkan:

  1. Sultan
  2. Depati
  3. Radin
  4. Batin
  5. Minak
  6. Mas
  7. Kimas

Simbolisasi kaum bangsawan ini menunjukkan bahwa orang saibatin memiliki sejarah era kerajaan yang lebih kompleks. Hal ini wajar mengingat wilayah sebatin telah sering kontak dengan masyarakat luar yang terlebih dahulu menerapkan sistem kerajaan.

Sebagaimana wanita pepadun, perempuan sebatin akan menggunakan baju ini saat menikah. Mereka kadang juga menggunakannya saat acara-acara spesial.

 

4. Pakaian Adat Saibatin Pria

Pakaian Adat Lampung Selatan

Sebagaimana baju adat pepadun pria, baju adat saibatin pria pun terlihat sederhana. Para lelaki saibatin hanya perlu mengenakan kemeja merah dengan aksen emas.

Setelah itu, sebuah kain dililit di pinggang dan sebuah kain selendang dipakai menyamping. Beberapa perhiasan memang digunakan, namun jelas tak sebanyak perhiasan perempuan.

Baca JugaMakanan Khas Lampung Tengah Lengkap: Cocok untuk Oleh-oleh!

Kurang lebih, itulah beberapa Pakaian Adat Lampung Selatan. Semuanya menarik dan terlihat mewah dengan kesan yang tak sama. Mana di antara baju suku pepadun dan saibatin yang menjadi favoritmu?

Leave a Comment