Sejarah Kerajaan Wengker

Sejarah Kerajaan Wengker – Gambar Candi Surabana di Kediri, salah satu peninggalan kerajaan Benkar yang dulunya ada di Ponorogo. (Kolase foto dari candi.perpusnas.go.id)

Simak informasi berikut tentang dua kerajaan yang pernah ada di Ponorogo. Beberapa dulunya adalah desa dan memiliki nama yang membuat angsa.

Sejarah Kerajaan Wengker

Sejarah Kerajaan Wengker

The Riog, sebuah sungai seni yang terkenal di dunia, juga memiliki kerajaan yang pernah berdiri di tanah Ponorogo.

Sejarah Kisah Perjuangan Raden Katong Mendirikan Kadipaten Ponorogo

Baca Juga: 5 SMA/SMK Terbaik dan Terpopuler di Ponorogo, Masuk 1000 Besar Indonesia, Maba Siap Berjuang Perebutan Tempat

Sejarah Kerajaan Wengker

Dua kerajaan apa yang pernah ada di Ponorogo? Silahkan simak informasi berikut yang dikutip dari berbagai sumber.

Nama kerajaan Wengkar merupakan singkatan dari “wêwêngkon kang angkêr”. Nama tersebut berasal dari bahasa Jawa Keteratabasa, artinya alam ketakutan.

Sejarah Kerajaan Wengker

Candi Dan Situs Bersejarah Di Kediri, Dominasi Peninggalan Hindu Budha

Kerajaan Benkar merupakan kerajaan kecil yang sudah ada sejak abad ke-10. Pendirinya adalah Ketut Wijaya, seorang pendatang dari Jawa Tengah.

Baca Juga: Apa Perbedaan Sate Mathura dan Sate Ponorogo yang Banyak Orang Belum Tahu? Makanan lezat yang terkenal menggiurkan, mana yang menjadi favorit Anda?

Sejarah Kerajaan Wengker

Sebelum mendirikan kerajaan ini, Ketut Wijaya awalnya mengunjungi Jawa Timur bersama rombongan. Mereka berbaris melalui wilayah selatan sampai mereka mencapai dan menetap di sebelah timur Gunung Lau.

Kerajaan Medang Kamulan

Ketut Vijaya mendirikan kerajaan Vengar di wilayah timur Gunung Lau. Namun ada beberapa versi mengenai letak kerajaan yang pernah ada di Ponorogo ini.

Sejarah Kerajaan Wengker

Baca Juga: 6 Kafe dan Toko di Ponorogo Sempurna untuk Penyembuhan, Ada yang Bertengger di Bukit dan Menikmati Pemandangan Menakjubkan

Sejarawan N.J. Krom mengatakan bahwa desa Setono di Kabupaten Ponorogo di wilayah Chang’an adalah tempat kedudukan kerajaan Wengkar.

Sejarah Kerajaan Wengker

Menyelisik Teknik Pembangunan Gerbang Istana Paman Hayam Wuruk Di Mojokerto

Namun di utara kerajaan ini, dari Gunung Kendeng hingga Gunung Pandan, dan di selatan dan timur dari Gunung Willis hingga Laut Selatan, Gunung Lau.

Baca Juga  Sejarah Kerajaan Yang Ada Di Indonesia

Terletak di antara pegunungan, sulit diakses dari luar kerajaan ini. Juga, membangun pemukiman terpusat sulit.

Sejarah Kerajaan Wengker

Sedangkan peninggalan kerajaan Vengkar pada masa Majapahit adalah prasasti Renek dan candi Suravana di desa Kangu, kecamatan Pare, sekarang Kabupaten Kediri.

Alanqa: Jatuh Bangkitnya Kemaharajaan Majapahit

Kerajaan lain yang disebut-sebut menjadi bagian dari Kabupaten Ponorogo adalah Kerajaan Banrangin. Namun keberadaan kerajaan ini hanyalah mitos karena bukti keberadaannya belum kuat.

Sejarah Kerajaan Wengker

Meski disebut legenda, banyak orang yang percaya bahwa ada kerajaan pemberontak di Ponologo berdasarkan cerita lisan.

Dalam cerita Rayog Ponorogo disebutkan bahwa kerajaan Banrangin dulunya adalah sebuah kerajaan besar di Ponorogo. Melainkan seorang raja bernama Kelanasvandana.

Sejarah Kerajaan Wengker

Linimasa Sejarah Pulau Jawa

Baca Juga: UMKM Mana Yang Bisa Bertahan di Ponorogo vs Gresik Selama Pandemi Covid-19 2020? pemenang…

Konon Prabu Kelanasvandana yang tampan memiliki kesaktian dan sifat bijaksana yang dapat membuat kerajaan Bantarang damai dan tenteram.

Sejarah Kerajaan Wengker

Namun, Raja Kelanasbandana memiliki sifat buruk menyukai laki-laki cantik. Anak laki-laki yang cantik (Zemblak) baginya adalah wanita yang sangat cantik.

Eksistensi Desa Panggul Dalam Kacamata Sejarah

Walaupun bukti-bukti belum dapat dibuktikan, diyakini bahwa kerajaan Banrangin terletak di desa Kauman di Sumoroto dan berdiri sekitar 200 tahun setelah jatuhnya kerajaan Wengkar.

Sejarah Kerajaan Wengker

Baca Juga: Diprediksi Naik! UMK mencekik pekerja Pasuruan Ngawi dan Ponorogo. Daftar upah di Provinsi Jawa Timur

Maka, pada tahun 2011, warga sekitar mendirikan tugu peringatan dan pijakan di lokasi ditemukannya batu bata tersebut, atas persetujuan Bupati Ponorogo. Jam buka: 08.00 – 16.00. Nomor telepon :-. Alamat: Surowono, Canggu, Badas, Kediri, Jawa Timur, Indonesia, 64217.

Sejarah Kerajaan Wengker

Kerajaan Kahuripan (sejarah, Peninggalan, Kejayaan, Runtuh)

Banyak peninggalan berupa candi di Indonesia, salah satunya Candi Surobono di Kediri. Candi Surowono merupakan candi peninggalan umat Hindu. Ia juga dikenal dengan nama lain, Wisnubhavana Pura. Pendirian candi ini bertujuan untuk memuliakan Bhere Venkar, raja kerajaan Venkar.

Cagar budaya ini saat ini belum lengkap. Hanya kaki candi yang tersisa. Namun, pesonanya tidak hilang dan dia terlihat berwibawa. Bahkan kini banyak diburu oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.

Sejarah Kerajaan Wengker

Atraksi ini tidak memungut biaya masuk bagi wisatawan. Wisatawan hanya dikenakan biaya sukarela dan diminta melengkapi buku tamu saja.

Jejak Peninggalan Kerajaan Majapahit Di Kumitir Kembali Di Ekskavasi

Objek wisata ini bisa dikunjungi dari pagi hingga sore hari. Buka setiap hari kecuali hari Hindu. Jadi candi telah ditutup untuk umum selama beberapa waktu untuk menghormati umat Hindu yang beribadah.

Sejarah Kerajaan Wengker

Candi Surowonsa merupakan candi yang unik. Berbeda dengan kebanyakan candi yang tingginya dari bawah ke atas. Candi ini hanya tersisa di bagian bawahnya yang tingginya sekitar 5 meter. Jika semua bagian utuh, kemungkinan tingginya lebih dari 10 meter.

Baca Juga  Sejarah Kerajaan Ende

Candi ini berbentuk bujur sangkar berukuran 8 kali 8 meter. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi pada jenazah hingga atap candi. Dibangun pada abad ke-14, candi ini jelas merupakan candi Hindu. Itu dibangun untuk memuji raja kerajaan Vengkar.

Sejarah Kerajaan Wengker

Sejarah Silsilah Kerajaan Majapahit, Dari Raden Wijaya Hingga Girindrawardhana

Seluruh batuan tempat candi ini dibangun berjenis andesit. Meski tidak terlalu besar, relief dan arca candi ini masih dalam kondisi baik. Di salah satu pelataran dalam pekarangan candi, sisa atap dan badan candi disandingkan. Tata letak dan lokasi yang rapi di stand semen, tidak bersentuhan langsung dengan tanah.

Meski bukan candi besar, Candi Surobono tetap menyimpan keindahan tersendiri. Kuil ini dikelilingi oleh taman-taman yang tertata rapi dan indah. Taman berbentuk persegi dan beberapa sudutnya dihiasi tanaman. Tumbuh sangat baik dan diselingi dengan rumput hijau.

Sejarah Kerajaan Wengker

Panitia juga menyiapkan promenade untuk dilalui wisatawan. Nikmati keindahan Surobonosa yang berwibawa. Banyak pohon tumbuh di sepanjang tepi taman. Ada keteduhan di bawah kanopi pepohonan di pinggir taman.

Peninggalan Kerajaan Majapahit Ini Wajib Lo Nikmati Keanggunannya Secara Langsung

Bangunan candi terlihat kokoh jika dilihat dari bawah. Ada tangga di satu sisi. Wisatawan dapat menaiki tangga menuju puncak bangunan candi. Namun, hal itu tidak boleh dilakukan karena jangan sampai bangunan candi yang berusia ratusan tahun itu dirusak oleh wisatawan.

Sejarah Kerajaan Wengker

Meski tidak rusak, candi ini masih memiliki berhala yang indah. Salah satunya adalah arca Resi Agastya yang hanya menyisakan sebagian tubuhnya. Itu pecah ketika di bagian bawah dan atas. Meski rusak, dia tampak seperti pendeta berjanggut.

Arca Rasi Agastya juga memperlihatkan ornamen yang menghiasi tubuh Rasi. Itu adalah hiasan di telinga dan leher. Tangannya ingin memegang sesuatu. Selain arca Agastya, juga terdapat arca Gana berukuran besar.

Sejarah Kerajaan Wengker

Wajah Istana Majapahit Di Mojokerto Setelah 4 Tahap Ekskavasi

Posisi patung Ganesha dalam posisi duduk dengan kedua tangan menghadap ke atas. Seolah memegang puncak candi. Menurut cerita, Gana adalah abdi pilihan Dewa Ganesha yang bertugas melayani Dewa Siwa.

Selain arca, di bagian candi ini terdapat relief yang menceritakan berbagai kisah. Salah satunya adalah kisah Sri Tanjung di sudut candi. Ceritanya menceritakan tentang sepasang kekasih bernama Sidapaksa dan Sri Tanjung. Mereka harus berpisah selama sehari karena Siddaksha dikirim dalam misi.

Sejarah Kerajaan Wengker

Namun saat kembali, Sidapaksa menuduh Sri Tanjung tidak setia dan membunuhnya. Di sebelah kiri adalah relief Sidpak yang menyesali kesalahannya. Di sampingnya terdapat relief Sri Tanjung melintasi Sungai Dunia Orang Mati dengan menunggang ikan besar. Tapi dia menolak karena dia belum siap untuk mati.

Bagaimana Silsilah Raja Raja Majapahit

Relief sebelah kiri menceritakan pemugaran Durga Sri Tanjung. Berikutnya adalah relief di sebelah kanan saat Siddapaksha dan Sri Tanjung dipertemukan.

Baca Juga  10 Peninggalan Kerajaan Islam di Lampung dari Banten hingga Bone

Sejarah Kerajaan Wengker

Ada juga relief yang mengisahkan tentang Lilin dan Aking Handle. Sebuah kisah pencarian spiritual untuk kesempurnaan. Pegangan Aking ditempa dengan berpuasa sangat keras. Powdersaw, sebaliknya, tidak berpuasa dan malah menikmati makan dan minum.

Batara Guru kemudian mengirim utusan untuk menguji mereka berdua. Utusan itu berubah menjadi harimau yang menuntut daging manusia. Pegangan Aking menolak, mengatakan dia kurus dan tidak berdaging. Sementara itu, Powdersa sedang memberi makan harimau.

Sejarah Kerajaan Wengker

Wengker, Kerajaan / Prov. Jawa Timur

Selain sebagai tujuan wisata, candi ini juga dianggap sebagai tempat suci. Ini karena merupakan tempat ibadah bagi umat Hindu. Umat ​​Hindu di Jawa Timur dan Bali tidak sedikit. Melakukan ritual atau persembahyangan di sekitar pura.

Bahkan, bangunan candi ini juga digunakan sebagai tempat persembahyangan atau persembahyangan. Kuil sementara ditutup untuk umum karena umat Hindu berdoa di sini. Sebagai bentuk toleransi antar umat beragama, tidak terganggunya proses ibadah.

Sejarah Kerajaan Wengker

Candi ini terletak di Kabupaten Kediri, Kecamatan Badas, Desa Cangu, Surowono. Tempat ini berjarak sekitar 32 km dari pusat kota Kediri. Dibutuhkan sekitar 54 menit dengan mobil.

Makam Bathoro Katong Ponorogo Sebagai Sumber Belajar Sejarah Dan Kearifan Lokal

Tiket Masuk & Atraksi Candi Tegobangi Bukit Toho Indah Tiket & Aktivitas Kediri Orchid Village Tiket & Aktivitas Candi Brahu Mojokerto Tiket & Atraksi Bangunan Kuno Paris Temple Splendor Mojokerto Tikus Temple Tiket & Atraksi Rekreasi Kota Zolotundo Temple Tiket & Atraksi Mungil City Tour Tiket, Wahana & Semua Fasilitas Mpu Sindok hijrah ke Jawa Timur pada tahun 928 M setelah Kerajaan Medang di Jawa Tengah dibubarkan. Mpu Sindok naik tahta sebagai raja pertama Kerajaan Medang Jawa Timur bergelar Sri Isyana Vikrama Dharmatungadeva pada tahun 929 M, menjadikannya sebagai leluhur raja-raja Jawa selama 300 tahun berturut-turut. Dia memerintah dengan ratunya Parameshwari Sri Vardani mpu Kbi (Putri Rakai Wawa) untuk menjalankan pemerintahan. Buku Purwowijoyo “Babad Ponorogo” menyebutkan bahwa selain Mapu Sindok, kelompok lain merantau ke Jawa Timur di bawah pimpinan putra Raja Medang, Ketut Vijaya. Setelah itu ia mendirikan sebuah kerajaan bernama Venkar. Ketut Wijaya memerintah dari tahun 986-1037 M.

Sejarah Kerajaan Wengker

Nama Wengkar adalah kependekan dari “Wengkan Haunted” atau Tempat Berhantu. Ada berbagai versi mengenai letak kerajaan Vengkar yang dipimpin oleh Kettu Vijaya. Dalam “Babad Ponorogo” disebutkan di utara. antara pegunungan

Sejarah kerajaan, cerita sejarah kerajaan indonesia, sejarah kerajaan pejajaran, sejarah kerajaan melayu kuno, sejarah lengkap kerajaan majapahit, sejarah kerajaan indonesia pdf, kerajaan wengker, peninggalan sejarah kerajaan melayu, sejarah kerajaan dunia, sejarah kerajaan d indonesia, sejarah kerajaan jawa kuno, sejarah kerajaan majapahit

Leave a Comment